Breaking News
Loading...
Kamis, 01 November 2012

Prilaku Budaya Politik di Indonesia

Prilaku Budaya Politik di Indonesia

                        Dalam sistem demokrasi pancasila, kedaulatan tertinggi negara berada di tangan rakyat melalui wakil-wakilnya yang duduk dalam lembaga legislatif. Kontrol sosial masyarakat sangat diperlukan agar proses demokrasi tidak menyimpang dari nilai-nilai yang telah tertanam dengan baik di dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.
                        Budaya demokrasi suatu bangsa dapat terwujud dengan adanya pembiasaan-pembiasaan berdemokrasi dari ruang lingkup paling kecil di masyarakat yaitu lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat, dan pada akhirnya dalam lingkup paling luas yaitu lingkungan negara.
1.Budaya Demokrasi di lingkungan Keluarga
                        Masalah yang mungkin terjadi dalam sebuah keluarga hendaknya diselesaikan dengan musyawarah. Seorang kepala keluarga selalu berusaha dapat menyerap aspirasi, keinginan, kepentingan, atau pendapat dari anggota keluarga untuk mencari mufakat demi kepentingan seluruh anggota keluarga. Manfaat yang dapat diambil dari musyawarah dalam keluarga, antara lain:
a.        Seluruh anggota keluarga merasa mempunyai arti atau peranan.
b.        Anggota keluarga ikut bertanggung jawab terhadap keputusan bersama.
c.        Tidak ada anggota keluarga yang merasa ditinggalkan/diasingkan.
d.        Semangat kekeluargaan dan kebersamaan semakin kokoh.
2.Budaya Demokrasi di Lingkungan Sekolah
                       
                        Budaya demokrasi di sekolah merupakan wahana pendidikan dan penanaman nilai-nilai demokrasi bagi para pelajar yang kelak akan meneruskan serta mengemban budaya demokrasi tersebut. Untuk membudayakan demokrasi di sekolah hendaknya selalu mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan bersama. Dengan diputuskannya suatu keputusan secara bersama-sama akan menimbulkan semangat untuk ikut bertanggung jawab dan menaati keputusan tersebut. Budaya demokrasi disekolah dapat dimulai, misalnya dengan program menyusun regu piket kelas/selolah, dan pemilihan ketua OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah).
3.Budaya Demokrasi di Lingkungan Masyarakat
                        Bentuk demokrasi di masyarakat yang memerlukan musyawarah untuk mengambil mufakat antara lain:
a.Program-Program Pengembangan Masyarakat dan Lingkungan
                        Program-program di masyarakat misalnya program memperbaiki lingkungan dan upaya memajukan lingkungan pada umumnya melibatkan semua kalangan masyarakat. Oleh sebab itu, perencanaan dan pelaksanaan dan pelaksanaannya harus merupakan kesepakatan bersama melalui musyawarah, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman.
 
b.Pemilihan Ketua RT/RW
                        Pemilihan ketua RT/RW dilakukan dengan cara pemungutan suara (voting) dan proses yang adil. Calon-calon mempunyai hak dan kesempatan yang sama, sehingga terpilihnya ketua RT/RW dapat diterima oleh masyarakat.
                       
 
4.Budaya Demokrasi di Lingkungan Negara
                        Budaya demokrasi di lingkungan negara dapat dilihat dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut.
a.        Melakukan pengawasan terhadap wakil rakyat dan pemerintahan melalui media massa.
b.        Wakil rakyat yang terpilih terlibat dalam penyusunan undang-undang.
c.        Terlibat dalam proses pemilu, menggunakan hak pilihnya dalam memilih wakil rakyat, presiden, dan wakil presiden.
 
 

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2013 Damarweb.blogspot.com All Right Reserved | Share on Blogger Template Free